Tips Membangun Keluarga Samara ( Sakinah Madawwah Wa Rahmah)

Salam blogger…

Selamat Hari Anak Nasioanal..23 Juli 2017..Selamat untuk semua anak Indonesia….Selamat juga untuk saya yang telah merasakan bagaimana indahnya masa anak-anak di bumi Indonesia tercinta ini. Semoga kedepan, lewat kita para orang dewasa anak-anak Indonesia bisa mendapatkan hak-haknya terutama di bidang pendidikan dengan lebih baik lagi. Amin.

Di hari ini saya ingin menulis sedikit tentang hal yang berkaitan dengan anak. Begini, menurut saya,menyebut anak tak bisa kita pisahkan dari menyebut keluarga. Karena keluarga merupakan lingkungan terkecil dan terdekat di sisi anak. Dan kehadiran anak juga bermula dari kehadiran keluarga baru atau pengantin baru. Terlepas dari istilah anak pungut atau anak adopsi ya ?

Berbicara tentang pengantin baru biasanya juga membicarakan tentang keluarga samara (sakinah, mawaddah wa rahmah). Lalu apa kaitannya dengan anak ? jelas sangat berkaitan dan berpengaruh. Anak-anak yang berasal dari keluarga samara pada umumnya akan tumbuh dan berkembang menjadi generasi muda yang berkarakter bagus dan kuat. Jadi, kalau kita menginginkan anak-anak yang demikian, mau tak mau, kita harus berupaya semaksimal mungkin untuk terus memperbaiki kualitas diri.

Nah, tentu ada tips-tips tentang bagaimana cara kita  mewujudkan keluarga samara. Saya menulis catatan sangat singkat dari Mauidhah Hasanah yang disampaikan oleh KH Ali Masyhuri dari Sidoarjo Jatim. Beliau menyampaikannya pada acara pernikahan Putra KH. Abdullah Ubab Maimoen. Sepasang pengantin yang berbahagia tersebut adalah : H. Raqib Ubab Maimoen dan Hj. Ruqayyatul Alya. Tips-tips tersebut juga sudah saya bagikan melalui akun instagram saya @nafakhatinnur0901 yang tersinkron dengan akun fb saya yaitu @Nafakhatin Nur Ghozali. Berikut tipsnya,

Ingin membangun keluarga samara ? Setidaknya ada 5 hal yang mesti kita lakukan :

  1. Jangan suka mencari-cari kelemahan atau kekurangan pasangan. Fokuslah pada kelebihan pasangan.
  2. Siap sedia untuk mendengarkan apapun yang disampaikan oleh pasangan sampai tuntas. Karena kalau kita ingin di dengar oleh orang lain maka belajarlah untuk bisa mendengar orang lain.
  3. Bekerja keras dan tidak bermalas-malasan dalam mencari nafkah ( bagi suami)
  4. Keduanya harus senantiasa berbakti kepada kedua orangtua
  5. Keduanya harus senantiasa memperbaiki kualitas ibadah kepada Allah.

Demikianlah catatan perjalanan saya kemarin hari Sabtu tanggal 22 Juli 2017 di Ponpes Al-Anwar 2 Sarang Rembang Jateng. Semoga bermanfaat untuk semua. Amin.

 

 

10 thoughts on “Tips Membangun Keluarga Samara ( Sakinah Madawwah Wa Rahmah)”

    1. Ayo…yang masih jomblo,atau menikah boleh membagikan artikel ini.. 😊. Eh, yang sudah punya cucu juga boleh lhoo

  1. Jika kita bisa melaksanakan kelima tips di atas, Insya Allah keluarga kita akan menjadi keluarga yg sakinah mawadah wa rahmah.
    Aamiin….

    Hah..? Kita…?

    Bukan, bukan… Maksud saya bukan kita berdua. Tapi kita semua. Wkwkwkkk

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *